Diberdayakan oleh Blogger.

Cecilies Taude

Wanita hamil Pertimbangkan Berat Badan Sebagai Berat Bayi

Wanita ketika hamil lebih memilih untuk mempertimbangkan berat badan untuk sementara dan percaya bahwa mereka akan kembali mencapai mantan berat badan mereka akhirnya, sebuah studi baru menemukan.

Penelitian ini menyoroti efek psikologis dan fisiologis yang kehamilan memiliki pada citra tubuh wanita dan berat badan kehamilan dianggap sebagai kondisi jangka pendek.
 "Wanita menggunakan berbagai strategi untuk mempertahankan citra tubuh yang positif saat mereka pergi melalui proses kehamilan Salah satu strategi yang muncul beberapa kali selama wawancara adalah bahwa wanita mempertahankan dua pengertian yang berbeda dari diri - rasa diri mereka sebagai tidak hamil dan rasa diri mereka sebagai hamil, "kata David J. Hutson, Asisten Profesor di Penn State Abington, AS, dalam sebuah pernyataan.
Hutson melakukan wawancara mendalam dengan 20 wanita baru-baru hamil yang berkisar di usia dari 25 hingga 39 tahun.
"Wawancarai dibedakan antara berat badan bayi dibandingkan berat badan Bagi mereka, mereka tidak menempatkan pada berat badan, mereka meletakkan pada berat badan bayi -. Dan ini adalah perbedaan penting karena memungkinkan mereka untuk memegang dua gambar yang berbeda, tetapi bersamaan sendiri, "tambah Hutson.
Para peserta dalam penelitian ini juga mengatakan mereka sering terkejut bagaimana mual di pagi hari dan kelelahan, terutama selama trimester pertama, mengetuk mereka dari diet dan rutinitas latihan mereka berencana untuk menjaga mereka sehat sepanjang kehamilan mereka.

Sebagian besar wanita dalam penelitian mengatakan bahwa trimester pertama adalah bagian pajak yang paling fisik dari kehamilan. Bagi banyak dari mereka, bahkan rasa sakit melahirkan apa-apa dibandingkan dengan kelelahan luar biasa dan mual trimester pertama.

Tapi itu juga merupakan saat ketika wanita mencari tahu mereka hamil dan ingin makan sehat dan olahraga, sehingga tuntutan fisik dari trimester pertama dapat menggagalkan rencana untuk kesehatan dan kebugaran.

Menurut Hutson, trimester pertama mungkin waktu terbaik untuk profesional perawatan kesehatan untuk membantu mempersiapkan wanita untuk penyakit mungkin dan kelelahan bulan-bulan pertama kehamilan.

Sementara berat badan dikaitkan dengan kesehatan dan sosial konsekuensi negatif, wanita hamil biasanya dibebaskan dari sebagian besar reaksi negatif. Namun, setelah kehamilan, yang stigmatisasi dapat kembali jika wanita berjuang untuk menurunkan berat badan mereka naik ketika mereka sedang hamil, katanya.

Fakta Mengenai Obesitas Pada Anak

Obesitas yaitu akumulasi jaringan lemak di bawah kulit yg berlebihan & terdapat di semua badan. Dengan Cara klinis obesitas memiliki tanda & gejala yg khas, adalah : wajah membulat, pipi tembem, dagu rangkap, leher relatif pendek, dada mengembung bersama payudara yg membesar mengandung jaringan lemak, perut membuncit, ke-2 tungkai terhadap rata-rata berbentuk x. Terhadap anak laki laki penis kelihatan mungil sebab terkubur dalam jaringan lemak supra-pubik, terhadap anak wanita indikasi menstruasi dini.

Obesitas terhadap anak dapat menyebabkan masalah kesehatan yg timbul di dikala dewasa, seperti
  • Penyakit jantung
  • Resistensi kepada insulin maka menyebabkan beliau rentan kepada penyakit diabetes
  • Penyakit muskuloskeletal (penyakit otot & tulang) terutama osteoarhtritis atau penyakit radang sendi yg degeneratif
  • Penyakit kanker, contohnya kanker endometrium, kanker payudara & kanker usus agung
  • Disabilitas

Berikut Fakta Mengenai Obesitas Pada Anak

1. Bukti : Genetik 
Suatu penelitian menyampaikan bahwa apabila ibu biologis mengalami obesitas, sehingga keturunannya mempunyai kesempatan 75% mengalami obesitas serta.

2. Bukti : Diet 
Dalam aspek ini ada 2 poin utama yg diperhatikan merupakan :
  • Perubahan tren makan bersama makanan segera saji atau junkfood. Dalam artikel Mayo Clinic, Amerika Serikat menyampaikan, kelebihan berat tubuh disebabkan oleh terlampaui tidak sedikit makan akibat perubahan tren dalam rutinitas makan, aspek ini dipengaruhi oleh peran orangtua yg mempunyai lebih sedikit kala & energi utk menyiapkan makanan, santapan segera saji makin lazim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyaris sepertiga dari seluruhnya anak umur 4 sampai 19 th di Amerika Serikat menyantap makanan serta-merta saji tiap-tiap hri. Makanan seperti itu kebanyakan tinggi kadar gula & lemaknya & ditawarkan dalam ukuran gede yg menggiurkan.
  • Mengonsumsi minuman ringan tidak dengan diimbangi bersama kegiatan fisik. diluar itu, minuman ringan telah lebih ternama ketimbang susu & air. Contohnya, tiap-tiap th, orang Meksiko membelanjakan lebih tidak sedikit duit utk minuman ringan, daripada buat gabungan sepuluh makanan pokok. Menurut buku Overcoming Childhood Obesity, menenggak minuman ringan 600 mililiter saja tiap-tiap hri bisa menaikkan berat tubuh banyaknya 11 kilogram dalam dikala setahun.
3. Kenyataan : Kurangnya kegiatan fisik Ini berarti kurang kalori yg dibakar, gerakan yg lazim merupakan contohnya menyaksikan tv, main games. Salah satu penelitian University of Glasgow, Skotlandia menyebut anak umur 3 th kepada rata rata tiap-tiap hri jalankan ”gerak tubuh ringan sampai berat” sewaktu 20 menit saja. Faktor ini tak lumayan bermakna utk pembakaran kalori anak ketimbang dgn makannya yg berlebih.

4. kebenaran : Elemen Psikologi 
Sekian Banyak anak memakan lebih tidak sedikit lantaran adanya kendala emosi seperti stres atau sekedar bosan.

5. Kebenaran : Perihal sosio-ekonomi 
Makanan yg sedia bersama harga tak terlampaui mahal kebanyakan yg segera & gampang seperti frozen meals, crackers & cookies, makanan ini rata rata tinggi lemak & garam yg berperan dalam tambahan berat tubuh. Terkecuali itu, bersama keterbatasan budget, keluarga kurang bisa miliki peluang utk rekreasi bersama kegiatan fisik maupun ke pusat kebugaran.

Bertindak waktu ini!

Tubuh Kesehatan Dunia atau WHO, menghimbau biar keluarga terutama orang sepuh lebih pintar & cermat dalam pilih makanan yg sehat bagi anak-anaknya. Faktor ini disebabkan lantaran preferensi atau kecenderungan buat gemar makanan tertentu dibentuk sejak awal periode kanak-kanak & waktu ini orang tualah yg jadi pengambil ketentuan terpenting.

Memberikan anak-anak balita makanan yg tinggi kalori, tinggi lemak, tinggi gula & tinggi kadar garam/natrium adalah kontribusi mutlak obesitas di periode kanak-kanak. Para orang lanjut usia, terutama ibu mesti paham berkenaan nutrisi terhadap anak-anak & mesti membongkar adat lama yg menyampaikan anak yg sehat merupakan anak yg gemuk.

Adanya mitos inilah yg serta menyebabkan orang lanjut usia condong memberikan asupan makanan berlebihan pada anak-anaknya. diluar itu, ditengah dunia mutakhir ini, orang lanjut usia serta mesti dapat memilah-milah dgn cermat makanan & minuman bagi sang buah hati, janganlah cuma terbujuk oleh iklan-iklan pembuat makanan atau minuman yg tinggi kalori tidak dengan tahu akibatnya.

Panduan bagi para orangtua :

  • Memberi ASI eksklusif selagi 6 bln
  • Bagi balita yg sejak mulai makan makanan padat, batasi asupan kalori yg didapat dari gula & lemak keseluruhan
  • Tingkatkan mengonsumsi buah, sayur, kacang-kacangan & serealia
  • Pastikan anak-anak Kamu melaksanakan kegiatan fisik tatkala 60 menit tiap-tiap harinya. Ajaklah anak utk main-main di luar lokasi ketimbang menyaksikan Televisi atau main-main game
Obesitas bukanlah masalah sederhana yg enteng dipecah, oleh lantaran itu WHO pun mendorong para industri pangan buat pun turut membawa sektor dalam menurunkan angka kejadian obesitas terhadap anak, ialah dgn :
  • Mengurangi kadar kandungan lemak, gula & natrium dalam makanan kemasan buat anak balita & anak-anak
  • Tentukan ketersediaan pilihan yg sehat & bernutrisi yg terjangkau bagi seluruhnya costumer mereka
  • Jalankan praktik pemasaran yg akuntabel & berintegritas terutama kepada pemasaran yg menargetkan terhadap orang lanjut umur balita & anak-anak.